Gambar Berita
Andi Rahmawati Selasa, 20 April 2021 - 18:10:37 WIB. | 2886

Pelantikan Pejabat Fungsional Peneliti, Koordinator KS dan Sub-Koordinator KS di Lingkungan Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Senin 19 April 2021 telah diselenggarakan Pelantikan Pejabat Fungsional dan Pengukuhan Koordinator dan Sub Koordinator di lingkungan Badan Litbang Kesehatan. Adapun Pejabat Fungsional yang dilantik adalah Dr. dr. Dina Bisara, MA sebagai Peneliti Ahli Utama dengan kepakaran Kesehatan Reproduksi yang merupakan salah seorang peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat.  Kepala Badan Litbang Kesehatan, dr. Slamet, MHP juga melantik 79 Koordinator dan Sub-koordinator di lingkungan Badan Litbangkes. Pelantikan diselenggarakan di Ruang Rapat Rajawali Lt.2 Gedung Pelayanan Publik Badan Litbang Kesehatan RI. Ada 8 orang diantaranya menjadi Koordinator dan Sub-koordinator di Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, yaitu antara lain dr. Lidwina Salim, M.Si sebagai Koordinator Kelompok Substansi (KKS) Tata Usaha, Dr. Ir. Bambang Setiaji, SKM, M.Kes sebagai Koordinator KS Kesehatan Masyarakat, Dr. dr. Teti Tejayanti, MKM sebagai Koordinator KS Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Rustam Effendi, SKM, MPHM sebagai Sub-Koordinator Kelompok Sub- Substansi Program, Keuangan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Penelitian, Pengembangan, dan Pengkajian Kesehatan, Dr. Agus Triwinarto, SKM, M.Kes sebagai Sub-Koordinator Kelompok Sub- Substansi Gizi dan Kesehatan Keluarga, Heny Lestary, SKM, MKM sebagai Sub-Koordinator Kelompok Sub- Substansi Kesehatan Komunitas, Jusniar Ariati, S.Si., M.Si sebagai Sub-Koordinator Kelompok Sub- Substansi Penyakit Menular dan Dr. Nunik Kusumawardani, SKM, M.Sc sebagai Sub-Koordinator Kelompok Sub- Substansi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa.  Dalam sambutannya Kepala Badan Litbangkes memberikan penjelasan bahwa Koordinator dan Sub-Koordinator merupakan pejabat fungsional yang melaksanakan tugas tambahan selain tugas utamanya sebagai pejabat fungsional. “Koordinator dan Sub-koordinator harus mampu mengkoordinasikan kelompok substansi dan sub-substansi masing-masing. Dan sebagai pejabat fungsional harus meningkatkan profesionalisme dan mengembangkan karir masing-masing,” tutur dr. Slamet, MHP. Berbeda dengan pejabat struktural atau administrator, Koordinator dan Sub-koordinator bersifat lebih dinamis. Koordinator dan Sub-koordinator dapat dievaluasi dalam satu tahun atau kurang dari satu tahun. Ia meyakini pejabat yang dilantik dan dikukuhkan pada hari itu merupakan figur pribadi yang akan menghasilkan kinerja terbaik, dapat mempersiapkan dan menjalankan transformasi Badan Litbangkes menjadi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK).  Di akhir sambutannya, dr. Slamet, MHP mengingatkan kepada seluruh Kepala Satuan Kerja dan seluruh jajarannya untuk mengawal pelaksanaan agenda Reformasi Birokrasi. Termasuk didalamnya adalah mengawal pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan satker masing-masing.


Berita Terkait

  • Pelantikan Pejabat Fungsional KS Tata Usaha Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

    Selengkapnya
  • Workshop Enumerator Penelitian “Global Adult Tobacco Survey (GATS)”

    Selengkapnya
  • Workshop Penyusunan Buku Ber-ISBN dan Penulisan Artikel Tembus Jurnal bereputasi

    Selengkapnya
  • Sosialisasi dan Advokasi Hasil Penelitian Studi Determinan Status Gizi (SDSG) 2020, Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAM RT) dan Penyampaian Hasil Kajian Covid-19 Puslitbang Upaya Kesehatan

    Selengkapnya
  • Penelitian Asesmen Cepat Kualitas Air Minum Di Indonesia Tahun 2020

    Selengkapnya

Cari Informasi di Website Kami

Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Jl. Percetakan Negara No. 29, Gd.5 Kotak Pos 1226 Jakarta 10560 Indonesia
(021) 42872392, 4241921

Peta Situs Kontak Kami
Best View Desktop: Google Chrome (1920 x 1080)